Sabtu, Juli 08, 2006

Mata kuliah asuhanku di UPH

Aku baru saja selesai membuat soal ujian semester pendek untuk hari Senin 10 Juli 2006 lusa. Mata kuliahnya adalah "Komputer Rekayasa Struktur - 2 sks" yang merupakan mata kuliah muatan lokal Jurusan Teknik Sipil, Universitas Pelita Harapan. Mata kuliah tersebut ada karena usulanku, oleh karena itu aku ditunjuk sekaligus menjadi dosen penanggung-jawabnya. Dengan demikian mata kuliah tersebut belum tentu ada di jurusan teknik sipil lain di Indonesia.

Bagaimana isinya. Sebagai pengusul dari mata kuliah tersebut maka isi dan silabusnya aku yang buat juga. Asli, idenya benar-benar orisinil, aku tidak mencontoh dari silabus manapun. Setelah menyakinkan jurusan bahwa mata kuliah tersebut dapat menjadi salah satu unggulan maka disetujui. Isinya adalah (sesuai katalog UPH):


Computerized Structural Engineering , 2 credits (TS13307)

To present the principles and techniques of doing static analysis of structure, using popular software in structural engineering. How to choose an appropriate structural model that represent the actual behavior of structure and make a correct interpretation of computer result by evaluating to the basic assumptions used in analytical models


Kalau membaca silabus di atas, isinya masih terlihat sangat umum. Memang pada tahap-tahap awal dalam memberi perkuliahan (sekitar tahun 1999), materinya memang belum terstruktur. Saat itu hanya mengandalkan hobby ku terhadap komputer dan pengalamanku dalam menguasai program SAP2000 yang aku peroleh sewaktu bekerja di PT. Wiratman dan PT. PSP. Tapi sejalan dengan waktu, materi yang ada menjadi semakin baik dan terstruktur. Sampai akhirnya materi-materi pada perkuliahan tersebut dapat aku tulis dalam bentuk buku berikut:


Aplikasi Rekayasa Konstruksi dengan SAP2000


Buku tersebut diterbitkan oleh PT. Elex Media Komputindo sebanyak 2500 eksp pada bulan Oktober 2004 dan sekarang sudah ludes meskipun harganya cukup mahal yaitu Rp. 75rb. Dengan terpublikasinya materi perkuliahan tersebut secara nasional dalam bentuk buku maka pertanggung-jawabanku ttg isi perkuliahan yang aku berikan di UPH terlaksana sudah.

Adanya mata kuliah tersebut menyebabkan kompetensi mahasiswa teknik sipil UPH meningkat, sebagai contohnya:
* tim mhs uph JUARA UMUM I - KBJI 2005
* tim mhs uph Juara Jembatan Teringan dan Terkuat (Terkokoh) - KJI 2006
Catatan : info lengkap ada di website pribadiku

Aku percaya, suatu hari kelak Jurusan Teknik Sipil UPH dapat berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan universitas-universitas ternama di Indonesia bahkan di dunia.

Semoga.

3 komentar:

Yud4rk mengatakan...

Selamat pagi pak...saya mahasiswa magister ITS, saya ingin tanya ttg SAP pak...^_^..ada permasalahan yang menurut saya aneh...!gn pak..saya menganalisa sturktu gedung tinggi 30 lantai dengan menggunakan Time History, untuk mengecek benar tidaknya TH saya..saya coba memebandingkan dengan RS, keanehan yang terjadi..ditinjau dari Nilai Base Shear nya pak....Base Shear dari RS jauh lebih besar dibandingkan TH (saya analisa dalam kondisi linier) kenapa ya pak...padahal ini dengan model yang sama..tentunya massa dll jg sama dan yg beda hanya beban gempa saja antara RS dan TH, tetapi nilai Base shear nya kq bedah jauh..antara ribuan(RS) dan ratusan (TH)..?semua sudah saya cek...Mass sourcenya, Modalnya, scaling gempa sudah cocok dll...tolong bantuannya pak...please.....T_T...terima kasih(yud4rk@yahoo.co.id)

Yud4rk mengatakan...

Selamat Pagi pak..saya mahaiswa magister teknik sipil ITS, saya ingin tanya ttg sap pak..!begini..saya menganalisa gedung tinggi 30 lantai dengan menggunakan TIme History. kemudian saya coba membandingkan dengan RS (hanya sekedar mengecek aja) tapi ternyata Nilai Base Shear yang saya dapat dari TH jauh lebih kecil pak dibandingkan dengan RS.....kenpa bisa begitu ya pak...padahal ini dalam satu model yang sama, beban,modal, mass source, scaling gempa sudah saya cek semua tp tetep saja berbeda jauh..(misal RS = 1000 dan TH=250)...jadi perbedaannya sekitar segituanlah pak,,,..saya sudah coba membandingkan base shear antara RS dan TH tapi hanya satu lantai dan hasil base shear nya relatif sama, namun kalo tingkat saya naikkan terus dari 5,10,15 20,25 samapi 30 lantai perbandingan base shear antara RS dan TH ini semangkin berbeda...dengan singkat kata..kalo SDOF base shearnya relatif sama, tp kalo udah MDOF base shearnya jauh berbeda...kira2x kenapa ya pak..apa ada yang kurang dari setting sap sy....T_T..mohon petunjukknya pak....Pleasessss! Yudha lesmana (yud4rk@yahoo.co.id) terima kasih..^_^

Eric Kristianto mengatakan...

Dear Pak Wiryanto,

saya ingin menanyakan, apakah SAP 2000 dapat digunakan untuk analisa von misses stress,

untuk standard yang di gunakan mengacu pada BSEN12079 dan DNV 2.73.
apakah software SAP 2000 bisa digunakan pada standar tersebut.

terima kasih

Arsip Blog